Showing posts with label ALAT-ALAT KERJA. Show all posts
Showing posts with label ALAT-ALAT KERJA. Show all posts

Saturday, 19 September 2015

ALAT PESIAPAN UNTUK BUBUT KAYU

Macam Macam Pahat Atau Pisau Pada Mesin Bubut Konvensional


Pahat atau Pisau dalam mesin bubut beragam bentuk dan fungsinya yang dapat digunakan sesuai dengan prosedur atau aturannya . Baiklah kita lihat dan baca dengan seksama yaitu :

1. Pahat bentuk
          Pahat bentuk digunakan untuk membentuk benda kerja sesuai  bentuk permukaan yang diharapkan, salah satu contohnya  adalah pahat yang ujungnya beradius.  Pahat bentuk yang lain adalah berbentuk pesegi, biasanya untuk  membuat alur pada benda silinder.


2. Pahat Ulir

        Pahat ulir digunakan untuk membuat ulir, baik ulir tunggal maupun ganda. Bentuk pahat ulir harus sesuai dengan bentuk  ulir yang diinginkan. Untuk itu diperlukan pengasahan pahat sesuai dengan mal ulirnya. Pahat ulir tidak mermpunyai sudut  tatal, permukaannya rata dengan ujung beradius sesuai radius  kaki ulir yang besarnya tergantung besar kisar ulirnya. Di bawah  ini ilustrasi pahat ulir segitiga dan ulir segi empat.




3. Pahat Alur
 
       Pahat alur digunakan untuk membuat alur pada benda kerja. Macam-macam pahat alur digunakan sesuai dengan kebutuhan membuat celah alur atau ukuran clip.






4. Pahat Bubut Rata Kanan
   
             Pahat rata kanan adalah pahat untuk membubut benda kerja dari arah kanan ke kiri .


5. Pahat Bubut rata Kiri                                              

            Pahat rata kiri adalha kebalikan dari pahat rata kanan yaitu untuk membubut benda kerja dari arah kiri kekanan.

                                            



Friday, 18 September 2015

ALAT UNTUK MENGUKIR

PAHAT-PAHAT UNTUK MENGUKIR

.• Pahat penguku 1 set : 20 dari besar sampai yang kecil.
 • Pahat datar 1 set : 10 dari besar smpai yang kecil.

 o Pahat paling kecil 1ml
 o Pahat paling besar 40ml

• Pahat kol 1 set : 5,dan ada yang 10.

o Pahat kol paling kecil 5mm
o Pahat kol paling besar 4,5mm

• Pahat coret 1 set ada 3 buah, ada paling besar,sedang,dan kecil.

o Pahat coret yang kecil 3mm
o Pahat coret yang besar 1,5cm.


Gambar pahat-pahat untuk mengukir :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhisHSNovBQk7yzaX5s0E1OrBJjPxfNwwFzg_q4ThcvO7ANAZct7HRAuFgJxWT2i9oFIEYPZcyTL2HHF8v-VN13Iwm-kQdChqf3JLStSxFblc7yqUyN8qz-bt5zRGwfzaWdFazOiuPNWRk/s1600/pahat-ukir-jepara.jpg 

PERALATAN UNTUK MERAKIT SEBUAH PRODUK

Peralatan dan Bahan Pembuatan Kriya Kayu


1.Persiapan Peralatan :


1. Pahat sebagai peralatan pokok terdiri beberapa jenis yaitu:


(a) Pahat Kuku, pahat ini berjumlah sekitar 20 batang dengan berbagai ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian-bagian yang melengkung.


(b) Pahat lurus (Pengancap) berjumlah sekitar 10 batang dengan berbagai ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian yang lurus.


(c) pahat Col/penatar berjumlah 4 batang, digunakan untuk meratakan bagian dasar ukiran yang mencorok kedalam yang tidak dapat dijangkau oleh pahat lurus.


(d) Pahat setengah lingkaran berjumlah 3 batang berbagai ukuran, digunakan untuk memahat bagian motif lengkung dan mencorok kedalam yang tidak dapat dijangkau oleh pahat kuku.


(e) Pahat miring 2 batang, digunakan untuk meraut dan memahat pada bagian-bagian sudut.


2. Cara Perawatan Pahat Ukir


Perawatan pahat ukir kayu meliputi :


-Penggunaan yaitu pahat harus digunakan sesuai dengan fungsinya, misalnya pahat kuku harus digunakan untuk memahat bagian yang lengkung, cembung, cekung. Pahat lurus harus digunakan untuk memahat bagian yang lurus, demikian juga fungsi pahat yang lainnya. Penggunaan pahat yang tidak sesuai dengan fungsinya akan merusak mata pahat.


- Cara Mengasah yaitu agar dalam mengasah mata pahat tidak berubah dan pahat menjadi lebih tajam, oleh karena itu masing-masing pahat ada cara tersendiri dalam mengasah, misalnya pahat kuku diasah pada sisi sudut batu asah, dan dimulai dari pahat yang paling kecil sampai pada pahat yang paling besar. Pahat lurus diasah pada permukaan batu asah yang datar dimulai dari pahat yang paling besar sampai pahat yang paling kecil.Pahat miring diasah pada permukaan batu asah yang datar menuju ke sudut, diputar-putar pada permukaan batu asah. Pahat segitiga diasah hanya pada bagian luar saja agar bentuk mata pahat tidak berubah. Pahat col diasah pada permukaan batu asah yang datar bergantian bagian bawah dan atas. Dan pahat cengkrong diasah dengan cara sama seperti pahat kuku.


- Kebersihan Pahat. Sebelum dan sesudah pemakaian pahat harus dibersihkan dari kotoran dan debu agar pahat tidak mudah tumpul. Penyimpanan pahat harus dipisahkan berdasarkan jenisnya agar mata pahat tidak menyentuh pahat lain, dan untuk menjaga agar pahat tidak berkarat sesekali harus diminyaki dengan minyak kelapa atau minyak pelumas lainnya.


3. Peralatan Penunjang


(a) Palu kayu : kayu yang baik untuk bahan palu adalah kayu-kayu yang berat seperti kayu asam, kayu jambu, dan kayu cemara, diusahakan dari serat kayu terpilin agar tidak mudah pecah.batu asah.


(b) Sikat ijuk : digunakan untuk membersihkan ukiran dari kotoran bekas pahatan dan menghilangkan debu yang melekat pada ukiran.


(c) Alat-alat gambar : digunakan untuk membuat desain baik desain pokok maupun desain motif, jenis peralatan tersebut adalah pensil, spidol, penggaris, karet penghapus, jangka, routring, dan lain-lain.


(d) Alat-alat pertukangan seperti gergaji, schaap, meteran, kapak, siku-siku, dan lain-lain.


(e) Batu asah : untuk menajamkan peralatan baik pahat atau paralatan lainnya. Batu asah ada dua jenis yaitu batu asah kasar untuk memperbaiki mata pahat yang rusak mempercepat pengasahan, dan batu asah halus, untuk menyempurnakan ketajaman pahat.


4. Bahan


Pemahaman tentang kayu adalah penting, karena hal ini akan memberikaan wawasan kepada mahasiswa jenis kayu yang baik dalam pembuatan karya seni kriya. Di dalam pengenalan bahan kayu ini menyangkut masalah struktur kayu, ini penting diketahui adalah untuk menentukan bagian kayu yang mana yang baik untuk pembuatan karya dan bagian-bagian kayu yang mana saja yang tidak baik dalam pengerjaan karya ukir maupun karya kriya. Pembahasan mengenai materi tentang kayu itu telah dibahas secara mendalam pada MK. Pengetahuan Bahan kriya.


Bahan yang perlu dipersiapkan adalah:


(a) Kayu Sebagai Bahan Pokok : Jenis kayu yang baik diukir antara lain; kayu jati, cempaka, aghatis, mahoni, suar, nangka, sonokeling, sonokembang, kepelan dan sejenisnya. Untuk mengetahui kualitas suatu jenis kayu perlu dipelajari pengetahuan tentang kayu yang menyangkut sifat-sifat kayu, bagian-bagian kayu, faktor perusak kayu, keawetan kayu dan lain-lain. Hal ini tidak mungkin saya jelaskan secara detail dalam pelatihan ini karena keterbatasan waktu dan padatnya materi.


(b) Bahan Penunjang yaitu; bahan-bahan untuk finishing : cat, politur, tinner, amplas, clear, dan lain-lain.

 

Copyright @ 2013 carvingart.