Showing posts with label SEKRUP. Show all posts
Showing posts with label SEKRUP. Show all posts

Friday, 18 September 2015

MENGETAHUI TENTANG KEPALA SEKRUP

Jenis Kepala Sekrup Kayu

Kepala sekrup memiliki beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan dan lokasi pemakaiannya. Gambar yang terlihat di sini hanya sebagian kecil saja yang banyak terdapat di pasaran. Sebenarnya masih banyak sekali jenisnya yang lebih detail.
Tidak perlu memahami secara detail seluruh jenis sekrup, kita cukup melihat dan mengerti beberapa jenis yang akan sering ditemui pada alat perlengkapan furniture (engsel, kunci, dan hardware lainnya).

Sekrup a - d
Biasanya digunakan untuk memasang engsel, plat pembantu atau bahan material selain kayu. Bagian yang masuk kayu hanya diameter intinya saja karena kepala sekrup pada jenis ini benar-benar berfungsi penuh untuk menahan bahan lain tetap terikat pada kayu.

Karena penggunaannya si luar permukaan maka finishing akhir kepala sekrup jenis ini biasanya halus dan menggunakan lubang untuk konfigurasi obeng Phillips® atau Pozidriv®.
Apabila anda ingin tetap menggunakan kepala sekrup jenis ini sebaiknya tambahkan ring tipis di antara kepala sekrup dan benda kerja.

Sekrup e
Bentuk kepala bersudut miring untuk kemudahan kepala sekrup memasuki kayu. Pemasangan sebaiknya kepala sekrup minimal sama rata dengan permukaan kayu atau lebih dalam. Performa paling efisien adalah apabila lubang sekrup pada kayu juga mengikuti bentuk kepala sekrup sehingga tekanan dan ikatan yang dihasilkan lebih kencang. Tersedia mata bor khusus untuk membuat lubang sekrup seperti ini, yang disebut mata bor countersink. (lihat gambar).

Bentuk kepala sekrup miring paling sering digunakan pada perabot kayu. Untuk pemasangan komponen, alat perlengkapan ataupun penahan dudukan sementara. Pada beberapa aplikasi kadang-kadang tukang kayu hanya membuat satu lubang tanpa kemiringan., Ketika sekrup ditekan masuk ke dalam kayu, tekanan tersebut mampu membuat kepala sekrup rata dengan permukaan. Bahkan bisa lebih dalam apabila kayu lunak.

Jenis sekrup kepala miring terbuat dari beberapa jenis logam sesuai dengan pemakaiannya. Untuk pemasangan perlengkapan perabot digunakan sekrup dengan finishing yang lebih baik.

Sekrup f
Hampir sama fungsi dan penempatannya dengan sekrup e. Sekrup f ini memiliki kelebihan pada bentuk atas kepala 'tembereng', permukaan halus dan harus berada di atas permukaan kayu. Sekrup ini biasanya digunakan untuk konstruksi luar perabot dengan memperhatikan efek estetika.

MENGETAHUI TENTANG SKRUP ATAU PAKU


Sekrup atau Paku???

Kapan dan di mana saat yang tepat untuk menggunakan paku atau sekrup? Kedua jenis alat pengikat ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan kelebihan masing-masing dalam proses pembuatan perabot kayu. Secara praktis kebanyakan kita sudah mengerti dan bisa dengan cepat menentukan paku atau sekrup. Sebaiknya kini bisa dideskripsikan dengan jelas tentang alasan-alasan tersebut.

Sekrup
Bentuk ulir pada batangnya berfungsi untuk membentuk ikatan yang lebih kuat pada kayu. Untuk hasil terbaik, kayu induk harus dilubangi dengan ukuran sebesar diameter inti sekrup dan kayu tambahandilubangi sebesar ukuran diameter sekrup bagian luar.
Dengan adanya ulir tersebut, aplikasi sekrup membutuhkan waktu lebih lama daripada paku. yang harus diperhatikan pada aplikasi sekrup adalah lubang obeng kepala sekrup. Kepala sektup harus tetap utuh dan baik sehingga bisa dipakai pada waktu membuka atau menutup sekrup kembali.

Paku
Hanya terdapat guratan pada leher paku dan penampang kepala paku. Guratan pada kepala paku berfungsi agar martil tidak tergelincir pada waktu memasukkan paku dan guratan pada leher paku berfungsi untuk menambah daya ikat paku ke dalam kayu setelah seluruh badan paku terbenam.
Aplikasi paku jauh lebih cepat daripada sekrup dengan daya ikat yang lebih rendah. Dan dengan alat bantu tangan saat ini, dalam hitungan detik kita bisa membenamkan beberapa paku sekaligus. Tidak perlu dibuat lubang 'pre-drilling' karena paku lebih mudah dibenamkan.
Kekurangan paku berada pada daya ikatnya terhadap kayu. Ketika terjadi penyusutan kayu, ikatan antara paku dan kayu menjadi berkurang. Selain itu paku jarang bisa digunakan kembali ketika dicabut dari kayu karena bengkok atau permukaan kepala paku mnjadi lebih licin. Hal ini tidak terjadi pada sekrup.

Untuk jenis pekerjaan yang membutuhkan kecepatan dan pekerjaan tersebut tidak akan ada perubahan, maka paku adalah alat pengikat yang paling tepat. Atau sebagai alat pengikat sementara, paku bekerja sangat baik dan praktis.
Jika anda membutuhkan konstruksi yang membutuhkan daya ikat lebih baik maka sekrup adalah pilihan yang lebih baik daripada paku dengan konsekuensi waktu lebih lama. Kerapihan hasil kerja bisa dibilang sama karena jika melihat dari lubang yang dihasilkan paku justru lebih kecil dan lebih mudah ditutupi dengan wood filler.

 

Copyright @ 2013 carvingart.